Pembinaan Semakin Baik

Jatim berhasil menjadi jaura umum di Kejuaraan Nasional Junior dan Usia Dini Karate Tradisional Secom Cup II 2009 dan Gubernur II 2009 di Gedung Senam Raden Inten, Jakarta Timur, 24-25 Januari.

Kemenangan Jatim ini menyingkirkan juara tahun lalu, Jateng. “Munculnya juara baru menunjukkan bahwa pembinaan di tiap-tiap koordinator daerah (korda) berjalan baik dan itulah yang terpenting. Jumlah peserta juga meningkat,” ujar Sekjen FKTI, R. Suparian.

Kejuaraan ini diikuti 13 korda, Jateng, Jatim, Jabar, DI Yogyakarta, Banten, DKI, Sumsei, Lampung, Kep.Riau, Kalsel, Kalteng, Sulteng, dan NTB, dengan 200 karateka. Mereka berlaga di nomor kumite, kata, fukugo, dan embu, yang merupakan nomor yang dipertandingkan tanpa kelas.

Empat medali emas membuat Jatim bertengger di puncak klasemen untuk tingkat usia dini (9-12 tahun). Tiga dari empat emas itu dipersembahan para karateka putri.

Sejak awal memang kami meriargetkan meraih emas di ajang ini. Akhirnya kami mampu mencapai targer tersebut. Berarti pembinaan usia dini yang kami lakukan sudah cukup baik,” tutr Bachtlar Effendy, manajer Jatim.

Pria yang akrab disapa Cecep ini menambahkan kemampuan karateka di tingkat usia dini cukup merata. Tapi, yang pasti semua atlet muda itu telah dilatih dan dididik untuk memiliki mental juara.

Bahkan di level junior (13-18 tahun) yang juga berhasil mengumpulkan empat emas, Jatim mempersiapkan para atletnya selama setahun.