Kejuaraan Karate Tradisional Digelar

JAKARTA – Kejuaraan Nasional Junior Karate Tradisional Secom Cup II dan Gubernur Cup II, yang di gelar di Gedung Cup II, yang digelar di Gedung Senam Raden Inten, Jakarta Timur, 24 dan 25 Januari mendatang, membuktikan bahwa keberadaan karate tradisional tidak diragukan lagi, terutama di daerah. “Sekarang keluhan-keluhan dari daerah sudah jauh berkurang, mereka tidak dihambat lagi,”kata R. Suparlan, Sekretaris Jenderal Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) kepada wartawan kemarin.

Menurut suparlan, daerah-daerah saat ini sudah memperlihatkan tekad membina karate tradisional serta mendukung perngurus pusat FKTI, yang terus berjuang menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). “Hanya, perjuangannya berbeda. FKTI tak ngotot lagi seperti dulu.”

Lebih jauh Suparlan mengatakan, pengurus FKTI tak lagi berjuang habis-habisan untuk diaui sebagai anggota dari induk organisasi olahraga di Tanah Air itu. FKTI hanya mendaftar ke KONI. Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 tentang.Penyelenggaraan Olahraga jelas disebutkan bahwa induk organisasi olahraga dibentuk oleh masyarakat serta punya akta pendirian dan nomor pokok wajib pajak. “FKTI sudah lama memilikinya jauh sebelum undang-undang itu keluar,” kata Suparlan.